Rabu, 20 Mei 2009

Pengawas killer is Me..??

"Astagfirullah.." Ucap beberapa mahasiswa seraya mengelus dada ketika aku masuk ke kelas mereka untuk mengawasi ujian yang kan berlangsung. Tidak hanya itu komentar yang kudengar saat aku menjadi pengawas disetiap kelas dan disetiap angkatan. Terkadang aku tersenyum mendengar komentar mereka yang terlalu berlebihan menurut ku. Oia, aku bekerja disalah satu kampus swasta di bilangan kuningan tepatnya didaerah Rasuna Said Pasar Festival. Bagi kalian yang ingin tahu kampus apa mungkin dapat melihat gambar yang tertera dipaling atas blog ini (Dimana wajah kami para staff akademiknya maniz-maniz&imoet-imoet kan..kecuali yang tidak maniz n tidak imoet ya..:P). Kembali ke topik komentar mahasiswa untuk ku adalah "Waduh mimpi apa gw semalam yaks..kenapa dapet mba cin sih.." seraya menepuk keningnya. Pernah ada juga mahasiswa yang dengan wajah dibuat sedikit memelas meminta kepada ku begini "Mba ngawasnya jangan ketat-ketat banget dunk.. Masa lebih ketat dari ujian nasional waktu Sekolah dulu" Aku yang mendengar permohonan seperti itu hanya menjawab "Emangnya siapa yang jualan pakaian ketat y, kok pake ada istilah ketat-ketat gitu.." si mahasiswa tadi langsung manyun seraya bergumam "ye..si Mba,malah becanda..Ga nyambung lagi" ujarnya sambil berjalan menuju bangkunya karena sadar usaha merayunya agar aku memberi sedikit kelonggaran bagi mereka tidak berhasil. "Pengawas killer" itulah julukan bagi ku bila aku ditugaskan menjadi pengawas. Entah kenapa julukan tersebut begitu melekat bila musim ujian tiba. Banyak dari mahasiswa ini berharap mereka bisa tahu aku akan mengawas dikelas mana saja. Mereka berasumsi pengawasan yang aku jalankan bagi mereka sangat menakutkan, bahkan tidak sedikit juga yang beranggapan bila aku menjadi pengawas ujian, aku adalah mimpi buruk bagi mahasiswa mungkin semua mahasiswa dijagat raya ini kali ya (hehe..hiperbola banget ga sih..). Well..pasti banyak yang bertanya-tanya kenapa sih mahasiswa-mahasiswa ini begitu menganggap aku sangat menakutkan saat menjadi pengawas (Hanya saat Mengawas aja ya aku begitu mengerikan..diluar dari mengawas aku ga mengerikan loh..Tapi menyeramkan hehe..Mang aku Vampire, Qiding loh). Nah mau tau bagaimana cara ku mengawas pada saat ujian?? Well simak deh tips berikut (Mungkin dari kalian ada yang berprofesi sama dengan aku atau mungkin sudah jadi dosen atau guru,kalau iya mungkin ini bisa menjadi tips tambahan untuk memerangi anak-anak atau mahasiswa yang suka menyontek) Pertama, Kumpulkan tas, catatan, buku cetak, foto copy-an atau apapun yang sekiranya tidak berhubungan dengan materi ujian saat itu kedepan kelas. Kedua, pastikan disetiap kolong bangku mereka tidak tertinggal catatan atau apapun yang sekiranya bisa menjadi bahan contekan. Serta pastikan juga yang terdapat dimeja mereka hanyalah alat tulis yang memang diperlukan saat ujian berlangsung. Ketiga, umumkan kepada peserta tes bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan kerjasama dalam bentuk apapun, apalagi menyontek. Sebutkan sanksi-sanksi yang akan diterima oleh peserta tes apabila mereka melakukan pelanggaran dari peraturan-peraturan yang sudah tercantum/dibacakan sebelumnya. Keempat, mengawaslah dengan benar selayaknya pengawas yang profesional (maksudnya jangan tidur atau keluar-keluar ruangan sehingga peserta tes tidak terkontrol & menimbulkan kegaduhan di dalam ruangan ujian). Kelima, tetaplah waspada pada setiap gerakan atau cara pengerjaan peserta tes yang sekiranya mencurigakan (seperti: seringnya ketoilet, celingak-celinguk kekiri dan kekanan, berbisik dengan teman yang ada di dekatnya, melirik lembar jawaban teman yang berada paling dekat dengannya, dll) Keenam, lakukan tindakan tegas bila kedapatan peserta tes tersebut melakukan pelanggaran (menyontek / bekerjasama dengan teman sekitarnya) seperti : Peringatkan secara lisan (menegur), datangi tempat duduknya atau berdirilah dekat dengan peserta tes yang sekiranya mencurigakan (hal seperti ini terkadang buat mereka sangat tidak nyaman&gelisah) dan bila masih bandel juga lakukan tindakan paling ekstrim yaitu megumpulkan/menarik/mengambil lembar jawaban peserta tes beserta dengan lembar soal bagi mereka yang melanggar. Nah demikian tips untuk menjadi pengawas killer, bila ada tambahan tips yang lebih jitu atau sekedar masukan dari kalian yang sekiranya dapat mendukung aku untuk tetap bisa setia berpegang pada komitmen awal (melawan penyontekan yang dapat menyebabkan pembodohan yang berkepanjangan kelak...ciiee sok bijak banget deh aku :P) Silahkan torehkan pendapat kalian disini. Bagi para mahasiswa-mahasiswa ku, tolong untuk tidak membuat aku menjadi pengawas yang killer lagi. Bersikaplah profesional, bila takut mendapat nilai buruk atau IP nya kecil, ya harus belajarlah. Menyontek tidak menyelesaikan masalah, mungkin menyontek dapat mendongkrak nilai kalian saat itu tapi hal tersebut dapat juga membuat kalian bodoh dikemudian harinya dan merusak aqidah kalian sendiri. Terimalah dengan lapang dada berapapun hasil ujian kalian dan teruslah berusaha memperbaiki diri dengan cara yang benar, belajarlah menerima kekecewaan dengan tetap berpikiran positif. Jangan jadikan kekalahan atau kekecewaan sebagai alasan untuk melakukan kecurangan atau kebohongan dalam bentuk apapun yang sekiranya dapat mengubah itu menjadi sebuah kemenangan atau kebahagiaan yang semu. Well teruslah berjuang Guys dan tetap semangat... ^_^

Selasa, 12 Mei 2009

Seperempat Abad nih..

Happy B'day..Happy B'day telpon teman-teman ku pas tengah malam. Oh my God..25th nih umur ku. wuufh..cukup tua atau sudah dewasa ya, istilah yang tepat untuk aku saat ini..?? Ada perasaan senang saat usia 25 ini tiba, namun rasa khawatir, sedih dan bingung pun tak bisa aku pungkiri. Apalagi saat ibu mengucapkan selamat ulang tahun saat aku bangun tidur dan bilang "Ayo..saat ibu seusia kamu, umur kamu udah 3th loh.." aku yang saat itu baru bangun dan baru beberapa nyawa aja yang ngumpul jadi makin ga ngerti. "waktu ibu berumur 25, ibu sudah punya kamu yang saat itu umur kamu sudah 3th.." lanjut ibu yang tahu bahwa aku ga tanggap dengan ucapannya tadi. Aku yang diberi tau begitu cuma bisa nyengir kuda (Secara belum cuci muka n sikat gigi gitu loh..) Malam sebelum menjelang 25, aku sebenarnya sudah merenung dan berpikir. Apa yang telah aku hasilkan diusia ini dan hal-hal apa saja yang telah aku lewati sehingga harus aku perbaiki untuk kedepannya. Ketika aku sadari banyak hal yang memang harus aku perbaiki dan mencoba memulai kembali dari awal. Aku hanya berpikir bahwa hal baik tidak pernah mengenal kata terlambat. Selama nafas masih berhembus, maka masih terbukalah pintu untuk bertobat memohon ampun dan terus mencoba memperbaikinya. Jujur diusia ini aku tidak begitu mendambakan semua teman-teman ku ingat hari lahir ku. Apalagi untuk memikirkan hadiah apa ya yang akan aku minta kepada mereka yang peduli dengan hari lahir ku ini. Aku hanya minta kepada mereka yang teringat atau peduli serta sayang kepada ku untuk berdoa agar apa yang aku harapkan bisa terwujud dan direstui oleh sang Khalik Allah SWT. Amien.. Well...apa yang terjadi kemarin saat usia seperempat abad ku muncul..?? Ada kk yang datang siang-siang bolong dengan membawa kue bertuliskan 'Happy B'day Cincay' n Kado berhiaskan kertas warna silver yang cukup menyilaukan mata kalau hadiah tersebut diberikan dilapangan pas siang bolong seperti kemarin hehe..kemudian ada sedikit perayaan untuk rasa syukur telah bisa hidup sampai dengan hari ini dengan beberapa kerabat dekat, orang tua dan kk. Sedikit berbeda perayaan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain karena ada kehadiran kk, tempat perayaannya pun tidak dirumah melainkan ditempat saudara aku. Sederhana namun penuh makna..Itulah yang aku rasakan perayaan tahun ini. Terimakasih ya Allah..engkau limpahkan anugrah dan pelajaran yang penuh makna bagiku tahun ini. Semoga aku tetap bisa istiqomah dengan apa yang aku pegang baik prinsip, keputusan yang telah ku ambil, maupun pemikiran yang positif. Amien..Amien..Amien ya Robbal'alamin... Nb : Thank u Very much for my Lovly KK jaim = Mr. Lebay (hehe..) Thanks a lot for my sisters (old sister 'ema', young sister 'Icha') Thanks for my best friend (Ibu hamil Nechunk..) Thank u for my good Friend (Ahmd sukron, Danang, Ochid, Anna n Irwan)

Jumat, 01 Mei 2009

Kau sang Lelaki ku

Aku ingin kau menjadi sang lelakiku. Itu harapan yang sering aku lontarkan dalam hati bila kau berada disisi ku tapi dalam suasana yang kurang nyaman. Maksudnya?? Bila kita berselisih paham dan mencoba mencari pengertian, kita terutama aku sering sekali nyaris menyerah untuk berhenti sesaat melanjutkan perjalanan kisah kita. Kau sang lelaki akan coba untuk mengajak ku dengan cara mu agar tidak cepat menyerah, mencoba menyemangatiku untuk terus berjalan walau ritme langkah kita tidak senyaman sebelumnya. Kadang aku menangis dalam perjalanan ini tapi tidak jarang juga kita menangis bersama bila begitu banyak kerikil-kerikil tajam yang menggores kaki kita. Sayang..pertama aku melihat mu, aku tahu kau kelak akan menjadi bagian dalam cerita hidup ku. Namun aku tidak tahu berapa lama kau kan menjadi bagian cerita tersebut. Tuhan mengabulkan ingin ku, kau kini menjadi bagian dalam perjalanan hidupku. Banyak hal yang memang aku tidak ketahui tentang kau, begitu juga kau melihat ku. Perbedaan karakter, pola pikir, cara pandang dan kebiasaan membuat kita saling belajar mengenal serta memahami. Namun proses belajar tersebut tidaklah mudah bagi kita. Seperti saat kita pertama belajar disekolah dasar dulu pastilah banyak kebingungan dan ketidak nyamanan dalam proses belajar tersebut. Namun kita tetap mencoba mengikutinya bukan, bahkan tidak sedikit dari pelajaran-pelajaran tersebut yang kita senangi. Kau sang lelaki..Sering bertanya apa yang aku lihat dari diri mu sehingga aku bersedia belajar bersama denganmu dan mengijinkan kau menjadi bagian dalam kisah perjalanan hidupku. Jujur..aku tidak tahu pasti alasannya apa, karena aku mengikuti kata hati ini saat pertama mengenal dan bertemu dengan mu. Kau mempunyai kelebihan yang bisa menutupi kekuranganku. Kau memiliki kekuatan untuk terus melindungiku. Kau dapat memberikan kehangatan saat hati ini merasa beku. Kau bisa memberikan ketenangan saat diri ini galau, resah dan gundah gelana. Dan yang pasti kau dapat memberikan tanganmu untuk bisa selalu aku sentuh, aku genggam dan aku dekap. Kau sang lelaki..Mencoba mengajarkan kedisiplinan dalam melangkah yang sering membuat aku kesal, jengkel bahkan marah. Aku tahu bahwa kedisiplinan tersebut memang baik bagiku, namun caramu lah yang belum bisa aku terima untuk menjalankan kedisplinan tersebut. Andai kau bersedia merubah cara penyampaian ilmu mu, maka dengan senang hati aku akan menerapkan semua ilmu yang kau sampaikan. Sayang..aku tidak ingin melihat perbedaan ini sebagai masalah yang dapat menghalangi perjalanan kita menuju satu tempat yang di halalkan (Pernikahan). Namun sayang...Jangan juga jadikan perbedaan ini sebagai senjata untuk kita saling menyakiti apalagi melukai. Sayang...Teruslah menjadi dirimu, jangan berubah tapi perbaikilah bila ada yang kurang menurutmu. Sayang...Jadilah kau sang lelaki ku yang siap menjagaku dari fitnah, yang bisa melindungiku dari setiap godaan yang ada dan bersedia menyayangiku dari semua kekuranganku bukan kelebihanku. Kau sang lelaki ku...Tetaplah tersenyum untuk ku dan orang-orang yang menyayangimu. Tetaplah bersabar dan ikhlas dalam menjalankan tugas yang diberikan atasan mu (untuk pekerjaan kantor) dan tugas dari Sang Pencipta mu (Allah SWT). Tetaplah hormat kepada yang telah melahirkan, membesarkan dan mencurahkan kasih sayangnya padamu tanpa pernah meminta untuk kau membalasnya kelak (Bapak&Ibu). Tetaplah menghargai orang-orang yang kini berada disekitarmu, dilingkungan kau tinggal, dikampus atau sekolah tempat kau pernah menimba ilmu serta disetiap jalan yang pernah kau lalui dan akan kau lalui. Kau sang Lelaki...Jadikanlah dirimu Sang Lelaki Ku yang bisa menjadi pendamping disisa hidupku dalam suka dan duka, dalam tangis dan tawa, dalam kesusahan dan kemudahan, serta dalam hidup dan matiku kelak. Aku ingin kau menjadi sang lelaki Ku karena aku tahu kau juga menginginkan aku menjadi D First n D Last Lady in ur Life. Itu semua karena kita saling menyayangi dan mencintai.. Nb : Kk..Kau bukan yang pertama tapi kuharap kaulah yang terakhir dan terus bisa menjadi yang selamanya untuk Ku..(Amien..)

Rabu, 29 April 2009

Antara ikrar dan ingkar dalam berjanji

Arrghh...Menyebalkan, sangat menyebalkan. Gimana engga, kemaren saat dia (seorang teman Pria yang tidak tahu diri) butuh uang untuk pulang kampung dengan alasan saudaranya yang dikampung meninggal dunia, dia menghubungi ku via Hp. Saat pembicaraan tersebut dia menangis tersedu-sedu (Cwo gtu loh..) memohon untuk aku pinjamkan uang sebesar 2jt. Wow..bukan jumlah yang kecil bagi ku, karena di lain sisi aku juga membutuhkan uang untuk pengobatan bapakku. Akhirnya aku putuskan untuk membantunya dengan memberikan pinjaman 500rb, dia ikrarkan janji sabtu depan akan di kembalikan. Walau agak berat tapi aku juga tidak tega bila berdiam diri saja karena dia temanku yang cukup dekat dengan ku. Berpegang pada kepercayaan aku transferkan uang tersebut ke rekening mandirinya 1280005678146 dan dia juga memberikan no. rekening BRI nya 086701002478506 bila aku tidak bisa mentransfer via Mandiri. Tunggu punya tunggu sabtu yang dinanti tiba. Aku coba untuk memngingatkannya bahwa hutang dan janjinya sudah jatuh tempo. Namun aku mencium akan menuai kekecewaan dari masalah ini. Ternyata dugaanku tepat,telponku tidak diangkatnya, sms ku tidak di balasnya, malah sempat beberapa kali telpon ku di rejectnya (bikin Emosi Jiwa kan..??). Ku lontarkan sumpah serapah padanya dalam hati, mata ini tanpa terasa mengeluarkan buliran-buliran air yang bening. Jujur aku kecewa (Lagunya BuCil kalee kcewa..). Ingin rasanya aku teriak "maling.." eh salah :) maksudnya ingin aku teriak untuk ungkapin kekesalan tp aku malu karena lagi di busway gtu loh saat telpon ak direject olehnya..ntar jangan-jangan yang ada aku malah dilempar keluar oleh penumpang lainnya :) Well..perjuangan ku dalam menagih tidak hanya sampai disitu aja, dengan kata lain sampai saat inipun alias sudah 2 minggu berjalan aku masih gencar menagihnya. Namun lagi-lagi tuh orang ga punya malu, dia bayar sempat bayar setengahnya setelah aku mengancam akan melaporkannya kepolisi. Finally bbrapa hari kemudian dia bilang untuk sisanya aku disuruh ambil ditempat dia bekerja. Ha..?? Ga salah tuh, sebenarnya itu uang siapa sih.. Aku sudah suruh ditransfer aja tapi katanya ATM nya jauh, aku bilang "oke ketemuan pulang kerja aj.." eh mendadak dia lembur.. lah.. Dunia emang udah kebalik kali y.. si pengutang berlagak dia bisa menentukan kapan dia harus melunasi, kapan dia bisa hutang kembali.. Wah..kapok berat deh klo bgini caranya, dia yang berikrar tapi dia juga yang mengingkari (spt kalimat lagu dangdut..'kau yg berjanji, kau yg mengingkari..) eh kok malah nyanyi beneran :>, Well sekarang aku tinggal menunggu kesadaran dan kewarasan dia aja deh untuk mengembalikan yang bukan haknya. Oia satu lagi info tentang temen aku ini, dia adalah anak dari keluarga berada loh.. Trus pekerjaan dia juga sudah cukup mapan tapi kenapa dia membohongi aku.. Hanya Allah SWT d yang tahu isi hatinya dan bisa bantu aku menyelesaikan ini.. Emang jaman udah edan yaks... Berikrar atas janji tapi dengan mudah mengingkari janjinya sendiri.. weleh-weleh... Besok-besok kalo ada yang meminta tolong dengan mengeluarkan airmata, kayaknya aku akan bawa alat penditeksi airmata (apakah airmata yang mengalir tersebut airmata asli punya dia atau itu adalah airmata buaya..)hehe..

Senin, 27 April 2009

Kenalkan..

Hi...Akhirnya aku bisa juga membuat suatu blog dimana ini tentang aku, imajinasi ku, cerita khayalanku, keinginan ku, ehm..pokoknya tentang apa aja yang aku mau d :) Well..My Name is Cindy, banyak teman-teman baik ku memanggil dengan nama Cinden. Why..? ga ada alasan yang jelas, sama seperti jenis teman-teman ku yang juga ga jelas apakah mereka memang golongan manusia murni apa campuran (Dedemit dan tuyul :>) hehe.. Q-ding d.. back about me.. I was born in Pempek city (Pasti taulah...kebangetan d klo sampe ga tau). Aku lulusan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2005 dengan jurusan (yg pasti bukan Blok.M-Ciputat.. mang kondektur :>) Manajemen. Padahal cita-cita waktu kecil mo jadi Dokter, tapi berhubung ga kuat lihat cacing dan darah akhirnya pas smp cita-citanya di revisi jadi seorang psikolog. Namun lagi-lagi impian tersebut harus tenggelam karena orang tua melihat bisnis kedepannya lebih oke untuk aku. so..belajarlah aku dengan ilmu manejemen bisnis. Tidak banyak cerita yang dapat aku umbar saat ini karena masih bingung mo cerita yang mana yaks.. Maklum sebagai manusia yang berkategori aneh (menurut kebanyakan temanku..) padahal aku ini manusia Unik loh.. (Narsizz.. :>) pastinya banyak stock cerita, baik itu cerita pribadi, cerita teman yang curhat ato cerita seram yang menegangkan..(Penasaran kan..??) Well..sekian dulu akh perkenalan dari aku, tar klo kepanjangan malah makin ngefans lagi ma aku hehe.... oia klo ada koment yang gimana-gimana silahkan di share disini, tapi jangan yang jelek-jelek yaks...secara ak udah jelek gtu loh...(hihi...ngaku jg akhirnya..)